• 31

    Mar

    penerimaan

    sebuah iklan: “satu..dua..tiga.. sudah?” sementara si anak lari ngumpet ke bawah meja, ibunya menutup matanya dengan tangan. “aduuuuuhhhhh!!!!” si anak berteriak karena tangannya tergores meja dan si ibu buru-buru lari nolongin anak perempuannya. anakku melihat kearahku dan bertanya. “kenapa mama beda?” “beda apanya nak?” aku agak heran. “itu maaahhh.. mama gak pernah mau main petak umpet sama arin. main yang lainnya juga nggak mau.” aku tertegun. kulihat raut wajah anakku, ekspresinya biasa saja, sepertinya pertanyaan yang dia lontarkan barusan bukanlah hal penting, padahal aku begitu kaget dengan pertanyaannya. “soalnya mama beda nak.” jawabku setelah beberapa saat, tidak tau harus bilang apa. “beda giman
  • 29

    Jan

    sudut pandang

    baru aja pulang dari jalan bentar sekedar mampir kantor bwt nego sesuatu, dijalan ketemu segerombolan anak SD. diliat dari tinggi badannya, mungkin skitar kelas 3 ato 4. salah satu anak (cowok) menarik perhatianku banget. anak itu jalan ditengah dan sepertinya termasuk anak yang populer diantara teman-temannya, terlihat dari body language-nya dan teman-temannya yang berebutan ngajak ngobrol dia. cowok kecil itu menyelipkan sebatang pensil pendek dianjara jari telunjuk dan jari tengahnya dan sesekali berlagak seolah-olah menghisap rokok menggunakan pensil itu. gaya menghisap pensilnya bener-bener nggemesin, pipinya sampai kempot, stelah itu dia menghembuskan udara lewat mulutnya dengan mendongak.^^ aku sampai menghentikan motorku agar bisa lebih lama mengamati anak itu, hehe.. aku berpi
  • 17

    Jan

    tentang yang kupikir adalah cinta

    Bukankah aku pernah bilang? Kamu mencintai imajinasimu tentang aku. Dan ketika kamu tau bahwa aku tidak seperti apa yang ada diimajinasimu tentang aku, kamu marah, kamu kecewa dan menyalahkanku karena aku tidak seperti aku dikepalamu. Dan kamu pergi.. Ah, bukankah ini bukan yang pertama kali? Lalu kenapa kamu masih mempertaruhkan hatimu untuk hal yang kamu ketahui hanya akan melukaimu? Lalu kamu berkata, kamu tidak akan kehilangan dirimu, kamu hanya tidak bisa menolak perhatian. Kamu berkata tidak peduli dengan bekas bekas luka yang terus bertambah, tapi bukankah kamu menangis siang dan malam? Bukankah bekas-bekas luka itu tidak akan hilang selamanya? Untuk apa senyum dan tawa yang sementara itu dibandingkan dengan rasa sakit-rasa sakit yang akan kamu ingat selamanya? Lalu kemu kembali ke
  • 29

    Dec

    tentang tahun 2009

    Sudah ahir desember.. Aku tercenung menyadarinya. Setahun sudah lewat, begitu cepat dan tanpa beda jauh dengan tahun tahun sebelumnya, bahkan lebih buruk. Tidak ada perkembangan yang berarti bagi diriku. Aku mebaca lagi catatan target-target yang harus kuraih ditahun 2009. Hanya 10% yang tercapai. Satu tahun yang begitu sia-sia. Menyesal? Tentu saja! Rasanya mengerikan menyadari bahwa aku kalah, bahwa aku harus mengakui kelemahanku. Menyadari bahwa ini tahun kemrosotanku. Aku kalah melawan diriku sendiri. Aku terpaksa menundukan kepalaku dihadapan diriku tahun lalu. Kesadaran atas kekalahanku gak ada artinya bila itu cuma sampai di kesadaran itu saja. Aku harus melakukan hal baru yang benar-benar berarti bagi diriku sendiri. Tapi ada rasa takut kalo hal yang akan kulakukan itu justru memb
  • 9

    Oct

    membantu (dengan iklas^^)

    Aku lagi nyantai sambil ngopi ketika anak perempuanku yang berumur 10 tahun mendatangiku. Seperti biasa, dia duduk disampingku sambil nglendot. mama, tadi aku liat TOLONG! Aku gak begitu paham dengan yang dia maksud. apa itu nak? halah, itu loh maaaa.. yang di tiviiii, yang orang minta tolong dengan jual sesuatu, terus nanti yang beli dikasih hadiah sama tivinyaaa dia menjelaskan dengan semangat. oh, itu sih mama tau. itu baik karena menunjukkan pada kita kalo masih banyak orang yang murah hati. Tapi mama heran juga sih, banyak orang yang memanfaatkan kemurah hatian orang lain dengan menipu orang-orang itu. huum ma.. lalu dia terdiam sejenak. oia! Nanti kalo mama lagi dijalan terus diminta tolong orang gitu, mama langsung bantu aja ya.. siapa tau itu dari tivi, terus mama dapat hadia
  • 9

    Oct

    kerjaan baru

    Setahun lebih gak nulis apa2.. maw mulai nulis lagi rasanya susaaaahhhhh bangeeeettt!!!!! Padahal banyak banget ide di kepala, rasanya kayak semua ide itu,istilah jawanya mberot mberot maw keluar dari kepalaku..hehe.. Well, beberapa bulan yang lalu aku mulai kerjaan baruku sebagai tour guide, dan aku menemukan kalo kerjaan ini bener bener menyenangkaaaaaaannnnnnn!!!! Modal nekat dan belajar kayak orang kesurupan tentang tempat-tempat yang harus aku datangi, aku sukses nganter klien2ku keliling jawa-bali.. oia, aku belajar sampai muntah2 (asli) karena banyak banget yang harus akupelajari dalam waktu 3 hari. Untung Tuhan ngasih aku otak yang lumayan encer, jadi sebagian besar dapat aku pelajari dengan baik. hehe Tapi pekerjaan ini bukannya tanpa kerikil. Segudang parmasalahan aku hadapi, m
  • 9

    Oct

    untuk orang-orang suci

    December 10th, 2008 Kenapa aku dipersalahkan bila bagiku hanya ada Tuhan, tanpa ada embel-embel yang memanusiakannya? Ah, berkhobahlah.. Dengan kemampuan aktingmu yang luar biasa itu! Teriakkan! Bisikkan.. Jangan lupa setetes dua tetes air mata. Keluarkan kalimat-kalimat manismu yang berbau busuk! Bicaralah tentang hayalan-hayalanmu yang ahirnya kau percayai sebagai kenyataan!! Aku lelah berdebat tentang ketiadaan itu.. Salahkanlah.. Bantahlah.. Hakimilah.. Tapi biarkan aku memejamkan mata sejenak. Kenapa? Kenapa tidak kau hentikan racauanmu?! Sulit sekali memejamkan mata sementara kau terus menunjuk-nunjuk mukaku. Bujukanmu berubah menjadi teriakan! Berubahlah!! Bertobatlah!! Kau pendosa!! Amarah dalam suaramu menggelitik telingaku. Tak tertahan lagi. menggelitikku!
  • 27

    Sep

    Voices

    That song can be heard again after stopping a while. So slow..faint of sound.. I still close my eyes and let my ear craddled by that song. I recognize various of voices. Owh.. That song is sung by many people! They sing so softly.. Hey, I can feel it! Their feeling can be felt thru their voices! Suddenly my heart is frozen! Those feeling.. So sad.. Sorrow.. Darkness.. This is even more painful than when i heard Chopin’s revolutionary etude! I can feel their pain in their voices.. Those pain stab my heart like a thousand of thorn thru my skin to my heart. I can’t stand the pain! I still close my eyes but my tears is spilling.. I can’t feel my tears but I know I’m crying. No! Don’t be that sad! You don’t know how your sorrow hurt me so bad! Sto
  • 15

    Oct

    I love you

    Like a mirror. I smile at you in the way you smile at me.I laugh at you in the way you laugh at me. My tears spill when you cry in front of me. But dear, don’t break me into pieces when you’re angry, because more faces will look at you angrily. Then I considered loveless, for reflecting you in every way you are. You shouted “you’re not even a human”. Then what am I in your eyes? I just love you. A bit too much I think, till I don’t know what to do. Always feel insecure, uncomfortable, afraid of hurting you, I do what you do. Then look at you now.. Forgive me for being me in the way I am. I love you.
  • 12

    Oct

    Surga dibawah telapak kaki ibu?

    Surga ada dibawah telapak kaki ibu. Ungkapan itu begitu terkenal dan disukai oleh banyak ibu ibu dan diamini oleh beberapa orang non ibu. Aku juga seorang ibu. Tapi ungkapan itu membuatku sangat nggak nyaman. Seringkali aku tertawa getir dan sinis mengingat ungkapan itu. Surga macam apa sih yang ada dibawah telapak kakiku? Surga yang kapalan karena kebanyakan pake high heels? Ato surga yang berlepotan pelembab kulit? Uh.. Sebelum itu memang kupikir kita mesti menyatukan pengertian kita tentang surga.. Surga.. Buatku, surga itu nggak ada. Hehe.. Ini serius. Ak gag percaya dengan adanya surga ato neraka. Bagiku surga dan neraka cuma polisi maya untuk mengatur hidup manusia. Soalnya kalo gag ada polisinya, manusia cenderung hidup sesukanya, makanya diadakanlah hal yang bernama surga sebagai r
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post